Angin Kencang dan Hujan Deras Terjang Dua Kecamatan, Puluhan Rumah Rusak dan Satu Ambruk

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Selasa, 18 Februari 2025 - 19:27 WIB

50237 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT, SATUNEWSID.ID– Cuaca ekstrem melanda Kabupaten Garut dalam dua hari terakhir, menyebabkan kerusakan signifikan, setidaknya terjadi di dua kecamatan. Angin kencang merusak puluhan rumah di Kecamatan Selaawi pada Senin (17/2), sedangkan di Kecamatan Sukawening pada Selasa (18/2). hujan deras yang berlangsung lama mengakibatkan satu rumah ambruk

Angin kencang yang terjadi pada Senin sore mengakibatkan 34 rumah rusak di Desa Putrajawa dan Desa Selaawi. Selain itu, satu fasilitas pendidikan dan satu fasilitas umum turut terdampak. Kerusakan yang terjadi meliputi atap rumah yang beterbangan, pohon tumbang yang menimpa rumah warga, serta robohnya papan billboard di depan Gerbang Kecamatan Selaawi yang menimpa kabel jaringan Telkom dengan taksiran kerugian Rp12 juta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Atas kejadian ini, pihak pemerintah Kecamatan Selaawi bersama BPBD, TNI, Polri, serta masyarakat telah melakukan langkah-langkah darurat seperti evakuasi warga, pembersihan puing-puing, dan pendataan kerusakan. meski banyak rumah mengalami kerusakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

“Kami berharap bantuan segera turun agar warga bisa segera memperbaiki rumahnya,” ujar Camat Selaawi, Fahmi Fauzi, Selasa (18) 2/2025)

Sementara itu, hujan deras pada Selasa (18/2) pukul 06.30 WIB menyebabkan satu rumah permanen milik Ade Alimudin (58) di Kampung Sidanghayu, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Sukawening, ambruk total. Penyebab utama kejadian ini adalah kondisi rumah yang sudah lapuk dan tidak mampu menahan intensitas hujan yang tinggi.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai Rp100 juta, mengingat rumah berukuran 9×9 meter itu mengalami kerusakan berat. Saat ini, Ade Alimudin terpaksa mengungsi ke rumah orang tuanya, sementara warga sekitar bergotong royong membersihkan puing-puing rumahnya.

Camat Sukawening, Jeje Jenal Abidin, melaporkan, pihaknya telah melakukan pengecekan lokasi dan memberikan bantuan dari Lumbung Sosial Kecamatan. “Korban tergolong keluarga miskin, sehingga kami berharap ada bantuan dari dinas atau pihak terkait untuk pembangunan kembali rumah yang hancur,” ujar Jeje.

Dengan meningkatnya kejadian cuaca ekstrem di Garut, pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama bagi pemilik rumah yang berada di wilayah rawan bencana. Dinas terkait diharapkan segera menyalurkan bantuan guna mempercepat pemulihan pascabencana.
( Die234)

Berita Terkait

PT Ennova Apparel Group Bakal Buka Pabrik di Garut, Serap 3.000-5.000 Karyawan
Pemkab Garut bersama Forkopimda Gelar Doa Bersama Jelang Tahun Baru 2026
Pemkab Garut Gandeng BAPPENAS dan World Bank Optimalisasi PAD
Menyulam Harum, Merangkai Cantik— Kisah Perjalanan Seorang Perempuan Tangguh dari Garut
Abdusy Syakur Pimpin Apel Gabungan Perdana di Lingkungan Pemkab Garut
Bencana Longsor di Karang Tengah Garut, Satu Rumah Hancur
*Bupati Garut Abdusy Syakur Amin Jalani Salat Tarawih Perdana di Masjid Agung*
* Sosialisasikan Peraturan Daerah tentang Kabupaten Layak Anak*
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 17:45 WIB

LSM Simulasi Lampung Layangkan Surat Konfirmasi dan Pemberitahuan Aksi ke BBWS Mesuji Sekampung, Soroti Dugaan Korupsi P3-TGAI Pringsewu

Kamis, 27 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Ken Setiawan Mengisi Roadshow PGNI di Yayasan Al-Huda Syifaul Qolbi dengan tema Diskusi Kebangsaan dalam rangka refleksi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:05 WIB

LSM KAWAL Seret Dugaan Korupsi Dana BOS SMA se-Lampung ke Kejagung, Aksi Digelar 24 Agustus 2026

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:29 WIB

Ketua DPD GBRAN PROVINSI LAMPUNG dan Presiden GANTARA Gelar Pertemuan “NGOPI” Bahas Peluang Kerja dan Ekonomi Nusantara

Senin, 9 Februari 2026 - 09:05 WIB

LSM TRINUSA DPD PROVINSI LAMPUNG DUKUNG PENUH PT. BRANTAS ABIPRAYA (Persero) TUNTASKAN IRIGASI UNTUK KETAHANAN PANGAN LAMPUNG

Senin, 2 Februari 2026 - 18:02 WIB

Hayat Ketua DPC ASWIN Pringsewu : Kedudukan Polri di Bawah Presiden Adalah Amanat Konstitusi

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:50 WIB

Karna Wijaya Ketua LSM TRINUSA Provinsi Lampung Dukung Penuh Kapolri, Tegaskan Polri Harus Tetap di Bawah Presiden

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:12 WIB

LSM SIMULASI Desak KPK dan PPATK Selidiki Dugaan Anomali Kekayaan Mantan Kadisdik Mesuji

Berita Terbaru