60 Tahun Pikiran Rakyat: Lahir dari Rahim Kodam Siliwangi, Dirut Tia Yuniarti Tegaskan Komitmen Lawan Hoaks
*BANDUNG, 24 April 2026* – Memperingati 60 tahun kiprahnya, Harian Umum Pikiran Rakyat menggelar *Anugerah Penghargaan 60 Tahun Pikiran Rakyat Kepada Tokoh-Tokoh Jawa Barat* di Hotel Savoy Homann, Bandung, Jumat 24/4/2026.
Direktur PT Pikiran Rakyat Bandung, Tia Yuniarti, dalam sambutannya mengungkap sejarah panjang sekaligus filosofi pemberian anugerah kepada 18 tokoh dan institusi di Jawa Barat.
“Terima kasih kepada tokoh-tokoh Jawa Barat yang punya kedekatan emosional dengan Pikiran Rakyat selama 60 tahun. Masih ada tokoh yang jadi saksi bahwa kontribusi Pikiran Rakyat untuk Jabar dan Indonesia tidak sedikit,” ujar Tia.
*Lahir Karena Tolak Afiliasi Parpol*
Tia membeberkan sejarah lahirnya Pikiran Rakyat yang lekat dengan Kodam III/Siliwangi. Pada 1965, ada aturan media harus berafiliasi ke partai politik. Wartawan-wartawan senior Pikiran Rakyat memilih tidak bergabung dan merapat ke TNI.
“Bapak-bapak di Kodam menyarankan agar wartawan Pikiran Rakyat mengelola Koran Angkatan Bersenjata milik Kodam. Di koran itu tertulis ‘Angkatan Bersenjata’ tapi di atasnya ada tulisan kecil ‘Pikiran Rakyat’. Itu berjalan setahun,” jelasnya.
Setelah aturan dicabut, Pangdam III/Siliwangi saat itu, Mayjen Ibrahim Adjie, memberi kepercayaan kepada wartawan senior untuk mengelola koran secara mandiri. “Mereka lalu membentuk yayasan dan memakai brand Pikiran Rakyat. Dari situlah Pikiran Rakyat lahir pada 24 Maret 1966,” tegas Tia.
*Anugerah Sarat Makna untuk Inspirasi Anak Muda*
Tia menyebut penghargaan ini diberikan agar jadi inspirasi. “Terus berkarya, terus beri kontribusi positif untuk Bandung, untuk Jawa Barat. Kelak mereka juga bisa menjadi tokoh yang menerima penghargaan dari Pikiran Rakyat. Bagi kami, penghargaan ini sarat makna.”
*PR Tegaskan Posisi Media Mainstream Kredibel*
Di era digital, Tia menegaskan posisi Pikiran Rakyat. “Basic Pikiran Rakyat itu mainstream. Kami berharap masyarakat tetap mengandalkan media mainstream sebagai sumber informasi. Saat ini dengan maraknya medsos, kita harus aware bahwa di situ banyak hoaks yang perlu ditimbang.”
“Pikiran Rakyat merupakan media yang kredibel, dapat dipercaya, dan beritanya bisa menjadi rujukan bagi para pemangku kebijakan,” tutupnya.
Pikiran Rakyat kini bertransformasi menjadi Pikiran Rakyat Media Network dengan berbagai platform digital, namun Harian Pikiran Rakyat tetap menjadi pilar utama yang relevan.
Acara Anugerah 60 Tahun Pikiran Rakyat dihadiri Forkopimda Jabar, kepala daerah, akademisi, tokoh agama, dan mitra strategis. Di antaranya Sekda Jabar Herman Suryatman mewakili Gubernur, Ketua DPRD Jabar Buky Wibawa Karya Guna, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan, dan Walikota Bandung Muhammad Farhan.
(Red) **











































