Antisipasi Bencana, Wali Kota Bandung Dorong Sistem Peringatan Tradisional

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Selasa, 8 April 2025 - 01:19 WIB

50143 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bandung, Satunews –Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, turun langsung meninjau wilayah terdampak banjir dan longsor di Kampung Sukagalih RT 01 dan RT 03 RW 06, Kelurahan Pasirjati, Kecamatan Ujungberung, pada Senin, 7 April 2025.

Dalam kunjungannya, Farhan menyampaikan keprihatinan atas musibah yang dialami warga, sekaligus menginstruksikan langkah cepat dan preventif guna mengantisipasi bencana susulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu terobosan yang kembali digalakkan adalah pemanfaatan sistem peringatan tradisional berupa kentongan jika memungkinkan atau informasi peringatan dini bisa melalui alat komunikasi saat ini.

“Di wilayah seperti ini, kecepatan menyebarkan informasi itu penting. Kalau sudah terlihat Manglayang tertutup awan dan hujan deras mulai turun, aparat wilayah seperti RT, RW, Linmas, lurah bahkan camat harus segera memberi peringatan menggunakan kentongan. Ini metode lama tapi sangat efektif,” ujar Farhan.

Menurutnya, kentongan adalah cara yang mudah dijalankan oleh masyarakat dan tidak membutuhkan perangkat teknologi canggih, namun tetap bisa menjangkau warga secara cepat.

Instruksi ini sudah mulai disosialisasikan kepada aparat kewilayahan agar menjadi sistem informasi berbasis komunitas untuk deteksi dini bencana.

Farhan juga menegaskan bahwa saat ini yang paling realistis dilakukan adalah mitigasi bencana, terutama di daerah yang tidak memungkinkan dilakukan normalisasi sungai dalam waktu dekat.

Pemkot Bandung, kata dia, terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah sekitar guna mencari solusi jangka panjang, termasuk pembenahan aliran sungai lintas-wilayah.

Namun yang lebih penting, ia memastikan bahwa penanganan tidak akan merugikan masyarakat kecil.

“Saya sebagai Wali Kota berprinsip tidak akan menggusur warga. Tapi kalau warga sudah merasa tidak kuat tinggal di lokasi yang sering terdampak, kami sudah siapkan tempat relokasi yang aman dan layak. Silakan, kita pindah secara sukarela,” tuturnya.

Farhan juga menekankan pentingnya gotong royong dan kesiapsiagaan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk perangkat RW, kelurahan, Kecamatan dan organisasi masyarakat, agar penanganan bencana tidak hanya bergantung pada pemerintah. (Nni)

Berita Terkait

Ribuan Warga Padati Festival Asia Afrika, Bandung Semakin Mendunia
Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Jabar: Silat Bentuk Karakter, Negara Siapkan Dana Rp300 Juta
SAA Datangi Polda Jabar, Minta Kejelasan Laporan Dugaan Perkara TH yang Telah Berjalan Sejak 2024
Grand Final Duta GenRe Kota Bandung 2026 Lahirkan 3 Finalis Terbaik
Wagub Erwan Dorong Pelaku Jasa Konstruksi Semakin Profesional dan Berorientasi Kualitas Pekerjaan
Fadly Amran & FKKP Gas Padang Jadi Kota Kuliner Internasional
Sejumlah Temuan Proyek Infrastruktur Jadi Sorotan, ARM Bersiap Gelar Aksi Unjuk Rasa
Farhan: Bangun Bandung Tak Cukup Teknis, Perlu Penguatan Spiritual dan Gotong Royong

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 18:01 WIB

Dugaan Keracunan MBG di Karo, Puluhan Siswa SMK Negeri 1 Merdeka Dirawat

Senin, 14 September 2026 - 17:18 WIB

Bulog Karo Gencarkan Pasar Murah, Bantuan Pangan Capai 1.771 Ton

Sabtu, 12 September 2026 - 14:01 WIB

Cegah Api Meluas, Tim Gabungan Regional-2 Riau 1 PT. Agrinas Palma Nusantara Sigap dan Turut Serta Tangani Karhutla di Peringgan Kebun Banyu Bening Utama

Jumat, 11 September 2026 - 00:02 WIB

BBC: Pemkot Bandung Jangan Ganggu Car Free Day (CFD) Buah Batu! Begini jelanya!

Kamis, 10 September 2026 - 16:42 WIB

Ketua DPD KESTI TTKKDH SALEH PURNAWAN, Purnawa Hadiri Latihan Rutin Padepokkan Macan Kumbang Kedondong

Kamis, 10 September 2026 - 02:07 WIB

Motor Dilarang Masuk Sekolah, Parkir Malah Menjamur di Rumah Warga: KCD XII Jangan Tutup Mata!

Sabtu, 5 September 2026 - 13:17 WIB

Implementasi Asta Cita, PERMAHI Jambi Bahas Tantangan Koperasi Merah Putih

Sabtu, 5 September 2026 - 12:16 WIB

Bulog Karo Gelar Pasar Murah, Beras SPHP Dipastikan Tersedia di Kabanjahe

Berita Terbaru