Tri Rahmanto : Belajarlah Mendewasakan Pokok Permasalahan, Bukan Sekadar Menyelesaikannya

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Kamis, 3 April 2025 - 21:00 WIB

50212 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATUNEWS.NET– Setiap individu pasti menghadapi berbagai pokok permasalahan dalam hidup. Namun, yang membedakan seseorang yang bijak dengan yang tidak adalah bagaimana ia menyikapi dan menyelesaikan permasalahan tersebut. Mendewasakan pokok permasalahan bukan hanya sekadar mencari solusi, tetapi juga melibatkan pemahaman mendalam, pengendalian emosi, serta perspektif yang luas dalam menyikapi setiap tantangan.

Tri Rahmanto, tokoh masyarakat Lamajang Peuntas, Dayeuhkolot, mengatakan, “Dalam setiap pokok permasalahan, jangan hanya melihat dampaknya, tetapi selidiki akarnya. Orang yang mampu berpikir jernih dalam menghadapi persoalan akan menemukan solusi yang lebih bijak. Belajarlah untuk mendewasakan pokok permasalahan.”

1. Memahami Akar Pokok Permasalahan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sering kali, seseorang hanya melihat dampak dari suatu permasalahan tanpa memahami akar penyebabnya. Seperti seorang dokter yang tidak hanya mengobati gejala tetapi juga mencari sumber penyakit, kita pun harus mampu menggali penyebab utama suatu permasalahan. Dengan memahami akar permasalahan, solusi yang diambil akan lebih tepat dan tidak sekadar bersifat sementara.

2. Mengontrol Emosi dalam Menghadapi Permasalahan

Reaksi emosional yang tidak terkendali sering kali memperkeruh keadaan. Marah, kecewa, atau panik adalah hal yang wajar, tetapi tidak seharusnya menjadi penghalang dalam menemukan solusi. Dengan mengelola emosi, kita dapat berpikir lebih jernih dan mengambil keputusan yang lebih rasional dalam menghadapi suatu pokok permasalahan.

3. Melihat Permasalahan dari Berbagai Sudut Pandang

Setiap permasalahan memiliki berbagai perspektif. Dengan hanya melihat dari satu sisi, kita bisa terjebak dalam pemikiran yang sempit dan sulit menemukan solusi yang bijak. Melatih diri untuk memahami sudut pandang lain akan membantu kita melihat gambaran besar dan menemukan solusi yang lebih adil dan efektif.

Tri Rahmanto menambahkan, “Sering kali kita terjebak dalam menyalahkan keadaan atau orang lain. Padahal, yang lebih penting adalah mencari jalan keluar terbaik dan membangun solusi bersama.”

4. Fokus pada Solusi, Bukan Menyalahkan

Salah satu hambatan terbesar dalam menyelesaikan suatu pokok permasalahan adalah kecenderungan untuk menyalahkan pihak lain. Menyalahkan tidak akan mengubah keadaan, tetapi mencari solusi akan membawa perubahan positif. Dengan berfokus pada penyelesaian, kita dapat mengalihkan energi ke hal yang lebih produktif dan membangun.

5. Mempertimbangkan Dampak Jangka Panjang

Sering kali, seseorang tergesa-gesa dalam mengambil keputusan demi menyelesaikan permasalahan dengan cepat. Namun, keputusan yang terburu-buru bisa membawa dampak negatif di kemudian hari. Orang yang bijak akan mempertimbangkan konsekuensi dari setiap langkah yang diambil, memastikan bahwa solusi yang diterapkan membawa manfaat jangka panjang.

6. Mengambil Hikmah dari Setiap Permasalahan

Setiap permasalahan yang dihadapi adalah kesempatan untuk belajar dan berkembang. Dengan melihat setiap tantangan sebagai pengalaman berharga, kita dapat tumbuh menjadi individu yang lebih dewasa dan bijaksana. Kesuksesan bukanlah tentang menghindari permasalahan, tetapi tentang bagaimana kita belajar dari setiap pengalaman yang dihadapi.

Mendewasakan pokok permasalahan berarti membangun pola pikir yang lebih matang, mengelola emosi dengan baik, serta memiliki perspektif yang luas dalam menyikapi tantangan.

Dengan memahami akar permasalahan, fokus pada solusi, dan belajar dari setiap pengalaman, kita dapat menjadi individu yang lebih kuat dan bijaksana dalam menjalani kehidupan.

Wakil Pimpinan Redaksi

(Dera Restu Ginanjar)

Berita Terkait

Ribuan Warga Padati Festival Asia Afrika, Bandung Semakin Mendunia
Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Jabar: Silat Bentuk Karakter, Negara Siapkan Dana Rp300 Juta
SAA Datangi Polda Jabar, Minta Kejelasan Laporan Dugaan Perkara TH yang Telah Berjalan Sejak 2024
Grand Final Duta GenRe Kota Bandung 2026 Lahirkan 3 Finalis Terbaik
Wagub Erwan Dorong Pelaku Jasa Konstruksi Semakin Profesional dan Berorientasi Kualitas Pekerjaan
Fadly Amran & FKKP Gas Padang Jadi Kota Kuliner Internasional
Sejumlah Temuan Proyek Infrastruktur Jadi Sorotan, ARM Bersiap Gelar Aksi Unjuk Rasa
Farhan: Bangun Bandung Tak Cukup Teknis, Perlu Penguatan Spiritual dan Gotong Royong

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 18:01 WIB

Dugaan Keracunan MBG di Karo, Puluhan Siswa SMK Negeri 1 Merdeka Dirawat

Senin, 14 September 2026 - 17:18 WIB

Bulog Karo Gencarkan Pasar Murah, Bantuan Pangan Capai 1.771 Ton

Sabtu, 12 September 2026 - 14:01 WIB

Cegah Api Meluas, Tim Gabungan Regional-2 Riau 1 PT. Agrinas Palma Nusantara Sigap dan Turut Serta Tangani Karhutla di Peringgan Kebun Banyu Bening Utama

Jumat, 11 September 2026 - 00:02 WIB

BBC: Pemkot Bandung Jangan Ganggu Car Free Day (CFD) Buah Batu! Begini jelanya!

Kamis, 10 September 2026 - 16:42 WIB

Ketua DPD KESTI TTKKDH SALEH PURNAWAN, Purnawa Hadiri Latihan Rutin Padepokkan Macan Kumbang Kedondong

Kamis, 10 September 2026 - 02:07 WIB

Motor Dilarang Masuk Sekolah, Parkir Malah Menjamur di Rumah Warga: KCD XII Jangan Tutup Mata!

Sabtu, 5 September 2026 - 13:17 WIB

Implementasi Asta Cita, PERMAHI Jambi Bahas Tantangan Koperasi Merah Putih

Sabtu, 5 September 2026 - 12:16 WIB

Bulog Karo Gelar Pasar Murah, Beras SPHP Dipastikan Tersedia di Kabanjahe

Berita Terbaru