Mahasiswa Tasik Timur Menuntut Pertanggungjawaban dan Mempertanyakan Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Jumat, 14 Maret 2025 - 22:43 WIB

50261 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ali Primadani, Pengurus Harian Mahasiswa Tasik Timur

Caption : Ali Primadani, Pengurus Harian Mahasiswa Tasik Timur

SATUNEWS.NET

KAB. TASIKMALAYA, || Mahasiswa Tasik Timur dengan tegas meminta pertanggungjawaban Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya atas dugaan penggelapan uang tabungan siswa yang terjadi di salah satu sekolah dasar (SD) di Kecamatan Karangjaya, Kabupaten Tasikmalaya, pada tahun 2019. Kasus ini semakin memunculkan tanda tanya besar mengenai pengawasan dan transparansi dalam pengelolaan dana yang melibatkan lembaga pendidikan.

Ali Primadani, Pengurus Harian Mahasiswa Tasik Timur, menyatakan bahwa kasus ini tidak hanya mengganggu kepercayaan masyarakat terhadap sekolah dasar, tetapi juga menggambarkan lemahnya fungsi pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya. Menurut Ali, peran Dinas Pendidikan dalam menjaga akuntabilitas dan transparansi dalam setiap pengelolaan dana di sekolah sangatlah vital, apalagi dalam pendidikan dasar yang menjadi pondasi masa depan anak-anak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya harus bertanggung jawab atas kejadian ini. Kelemahan pengawasan yang terjadi menunjukkan betapa bobroknya sistem pendidikan di daerah ini. Ini bukan hanya soal uang yang hilang, tetapi juga tentang kepercayaan masyarakat dan orang tua terhadap lembaga pendidikan. ” Ujar Ali Primadani, Jumat 14 Maret 2025.

Lebih lanjut, Ali menekankan bahwa sekolah dasar merupakan tahap yang sangat penting dalam pembentukan karakter anak, di mana anak-anak mulai belajar berpikir kritis, disiplin, dan membangun rasa ingin tahu yang akan memengaruhi masa depan mereka. Oleh karena itu, pengawasan terhadap pengelolaan dana sekolah dan seleksi guru harus dilakukan secara ketat dan transparan.

“Jika Dinas Pendidikan tidak segera bertindak, maka dampaknya akan sangat besar. Orang tua akan kehilangan kepercayaan, dan kualitas pendidikan di Tasikmalaya bisa terganggu. Kami meminta Dinas Pendidikan untuk menanggapi masalah ini dengan serius dan memberikan penjelasan yang jelas kepada masyarakat. ” Lanjut Ali.

Mahasiswa Tasik Timur juga menuntut agar Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan dana sekolah dasar di seluruh wilayahnya. Langkah konkret yang diperlukan termasuk penegakan aturan yang berlaku, serta pemberian sanksi tegas terhadap pihak yang terbukti terlibat dalam penggelapan dana.

“Saya menuntut Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya untuk segera mengambil tindakan nyata. Jangan hanya menutup mata terhadap masalah ini, tetapi berikan solusi dan pertanggungjawaban yang jelas kepada masyarakat dan orang tua,” Tegas Ali Primadani.

Dengan adanya kasus ini, Mahasiswa Tasik Timur mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya orang tua siswa dan stakeholder pendidikan, untuk terus mengawasi dan mendesak agar kasus ini ditangani dengan serius demi kepentingan masa depan pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya.

(AgS)

 

Berita Terkait

Bongkar Sindikat Emas Ilegal Sekadau: Ketika Aturan Hanya Jadi Pajangan dan Rakyat Terpinggirkan
Judi Online dan Togel Marak, Masyarakat Karo Diajak Waspada
Dugaan Penipuan Tanah di Karo, Pembeli Siap Lapor Polisi
Kaperwil Media Online Penuhi Panggilan Klarifikasi Polda Riau Sebagai Saksi
Sidang Dugaan Tindak Pidana Kehutanan di Karo Berlanjut, Jaksa Tegaskan Pembuktian Berdasarkan Fakta Persidangan
Kematian Sungguh Satria Aritonang Belum Terungkap Meski Visum dan Keterangan Saksi Telah Dikantongi Penyidik
Taufik Hidayat (TH) Kembali Tenar, LP Dari Korban Lainnya “SAA” Ditangani Unit PPA Polresta Bandung
Sinergitas Sat Reskrim dan Polsek Purba Polres Simalungun Gerak Cepat Tangani Kasus Penganiayaan, Pelaku Diamankan Bersama Barang Bukti

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Terpilih Secara Aklamasi, Deddy Yopiansyah Siap Kibarkan Panji Golkar Hingga Pelosok Kampung di Gayo Lues

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria di Kutapanjang, Sabu 0,07 Gram Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Program TMMD, Jalan Utama Menuju Huntara Kampung Pepelah Dibuka

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:06 WIB

Bupati Gayo Lues Kunjungi Desa Ume Lah Blang Pegayon, Dialog Penuh Keakraban Bahas Masa Depan Kopi Gayo Lues

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:19 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Resmi Dibuka, Satgas Bersama Warga Mulai Pengerjaan Jalan dan Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni di Desa Pepelah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:51 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Buka Jalan Sepanjang 3.500 Meter dan Bangun RTLH di Desa Pepelah dengan Semangat Gotong Royong

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:41 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Tangkap Pengedar Sabu, Amankan 19 Paket Narkotika Seberat 4,34 Gram

Berita Terbaru