Anggota Prima dan BRINGKA Bersatu: Aksi Bersih-Bersih Sekolah Pascabanjir di Sukabirus

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Selasa, 11 Maret 2025 - 18:54 WIB

50274 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATUNEWS.NET Banjir yang melanda wilayah Dayeuhkolot dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir membawa dampak besar bagi masyarakat, terutama di daerah Sukabirus Desa Dayeuhkolot Kabupaten Bandung. Salah satu sektor yang terdampak cukup parah adalah dunia pendidikan.

Beberapa sekolah dasar, seperti SD-12, SD-8, dan SD-9, ikut tergenang air, menyebabkan kegiatan belajar mengajar terhenti sementara. Dayeuhkolot, Selasa 11/03/2025.

Meskipun banjir telah surut, dampak yang ditinggalkan masih terasa. Tumpukan sampah, lumpur, dan genangan kotoran membuat lingkungan sekolah tidak layak untuk digunakan. Kondisi ini menimbulkan tantangan bagi para guru dan siswa yang ingin kembali menjalankan aktivitas belajar mengajar secara normal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebersamaan dalam Aksi Kemanusiaan

Di tengah situasi yang sulit, semangat kebersamaan masyarakat tetap menyala. Sejumlah relawan dengan cepat bergerak untuk membantu membersihkan sekolah-sekolah yang terdampak.

Anggota Prima Desa Citeureup, bersama ibu-ibu dari Rampak Sekar BRINGKA, yang dipelopori oleh tokoh masyarakat Lamajang Peuntas, Tri Rahmanto, turun tangan dalam aksi gotong royong.

Dengan penuh semangat, para relawan membantu para guru dalam membersihkan ruang kelas, halaman sekolah, serta fasilitas lainnya yang tertutup lumpur. Mereka menyapu, mengepel, mengangkat sampah, hingga membersihkan perabotan sekolah yang terendam air. Semua dilakukan dengan tujuan agar kegiatan belajar mengajar bisa kembali berjalan dengan normal dan anak-anak dapat belajar dalam lingkungan yang bersih dan nyaman.

Semangat Gotong Royong yang Menginspirasi

Aksi kemanusiaan ini bukan hanya sekadar upaya membersihkan sekolah, tetapi juga mencerminkan nilai gotong royong yang masih kuat dalam masyarakat. Kehadiran para relawan menjadi bukti nyata bahwa solidaritas sosial mampu mengatasi berbagai tantangan, termasuk dampak bencana.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lain untuk selalu peduli terhadap lingkungan sekitar. Bencana memang bisa datang kapan saja, tetapi dengan kebersamaan dan kepedulian, dampaknya bisa diminimalkan dan pemulihan bisa berjalan lebih cepat.

Semoga semangat gotong royong ini terus tumbuh dan menjadi budaya yang diwariskan kepada generasi berikutnya. Dengan kerja sama dan kepedulian, setiap tantangan dapat dihadapi bersama demi masa depan yang lebih baik.***

Berita Terkait

Ribuan Warga Padati Festival Asia Afrika, Bandung Semakin Mendunia
Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Jabar: Silat Bentuk Karakter, Negara Siapkan Dana Rp300 Juta
SAA Datangi Polda Jabar, Minta Kejelasan Laporan Dugaan Perkara TH yang Telah Berjalan Sejak 2024
Grand Final Duta GenRe Kota Bandung 2026 Lahirkan 3 Finalis Terbaik
Wagub Erwan Dorong Pelaku Jasa Konstruksi Semakin Profesional dan Berorientasi Kualitas Pekerjaan
Fadly Amran & FKKP Gas Padang Jadi Kota Kuliner Internasional
Sejumlah Temuan Proyek Infrastruktur Jadi Sorotan, ARM Bersiap Gelar Aksi Unjuk Rasa
Farhan: Bangun Bandung Tak Cukup Teknis, Perlu Penguatan Spiritual dan Gotong Royong

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 18:01 WIB

Dugaan Keracunan MBG di Karo, Puluhan Siswa SMK Negeri 1 Merdeka Dirawat

Senin, 14 September 2026 - 17:18 WIB

Bulog Karo Gencarkan Pasar Murah, Bantuan Pangan Capai 1.771 Ton

Sabtu, 12 September 2026 - 14:01 WIB

Cegah Api Meluas, Tim Gabungan Regional-2 Riau 1 PT. Agrinas Palma Nusantara Sigap dan Turut Serta Tangani Karhutla di Peringgan Kebun Banyu Bening Utama

Jumat, 11 September 2026 - 00:02 WIB

BBC: Pemkot Bandung Jangan Ganggu Car Free Day (CFD) Buah Batu! Begini jelanya!

Kamis, 10 September 2026 - 16:42 WIB

Ketua DPD KESTI TTKKDH SALEH PURNAWAN, Purnawa Hadiri Latihan Rutin Padepokkan Macan Kumbang Kedondong

Kamis, 10 September 2026 - 02:07 WIB

Motor Dilarang Masuk Sekolah, Parkir Malah Menjamur di Rumah Warga: KCD XII Jangan Tutup Mata!

Sabtu, 5 September 2026 - 13:17 WIB

Implementasi Asta Cita, PERMAHI Jambi Bahas Tantangan Koperasi Merah Putih

Sabtu, 5 September 2026 - 12:16 WIB

Bulog Karo Gelar Pasar Murah, Beras SPHP Dipastikan Tersedia di Kabanjahe

Berita Terbaru