Tumpukan Sampah di Eks TPA Dago Dikebut Tuntas, Pemkot Kerahkan 8 Armada

Raihan Yuliandra Putra

- Redaksi

Kamis, 20 November 2025 - 21:38 WIB

5091 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkot Bandung Gerak Cepat Bersihkan Eks TPA Dago, 8 Armada Diterjunkan

Satunews.net

Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mempercepat pengangkutan sampah di berbagai titik. Pada Kamis, 20 November 2025, petugas kembali fokus menuntaskan tumpukan sampah di Eks TPA Dago yang menggunung sejak September dengan volume sekitar 150 meter kubik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koordinator Wilayah Cibeunying, Bowo Bagus, menegaskan bahwa timnya mengerahkan armada secara maksimal untuk menyelesaikan masalah yang sudah berlarut sejak beberapa bulan terakhir.

“Target kami hari ini selesai. Kami turunkan 8 armada: 3 truk tronton berkapasitas 25 meter kubik dan 5 armada berkapasitas 12 meter kubik,” ujar Bowo.

Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa tumpukan tersebut merupakan akumulasi hampir dua bulan. “Setiap hari sebenarnya ada pengangkutan. Namun, karena tonase armada dikurangi, sampah akhirnya menumpuk hingga sebesar ini,” jelasnya.

Sejak pagi, armada terus hilir-mudik membawa sampah yang menumpuk tinggi di lahan TPS. “Semua kekuatan kami keluarkan. Mobil bergerak terus, bergantian, supaya tumpukan bisa habis hari ini,” tambahnya.

Di sisi lain, Bowo mengingatkan bahwa persoalan sampah tidak akan selesai tanpa dukungan masyarakat. Kota Bandung tidak memiliki TPA sendiri dan sangat bergantung pada TPA milik provinsi yang kini overload.

“Jika sampah tidak dipilah, semuanya masuk ke TPA—organik, anorganik, hingga residu. Akibatnya, TPA cepat penuh,” katanya.

Karena itu, ia kembali mengajak warga untuk memilah sampah sejak dari rumah. Sampah organik dapat dijadikan kompos, sampah anorganik disetorkan ke bank sampah, dan sampah residu dibuang sesuai jadwal pengangkutan ke TPS.

“Pemilahan dari sumber itu kunci. Lalu buang residu sesuai jadwal. Dengan begitu, penumpukan bisa kita cegah,” tutupnya.(Han)**

Berita Terkait

Maison Grande Jadi Saksi Bersatunya Rini Anggraeni dan Azhar Dzulfiqar dalam Ikatan Pernikahan
Tunggu Evaluasi Kemendagri, Pemprov Jabar Belum Ambil Keputusan Terkait Pinjaman Daerah
PKL Tak Dilarang, Tapi Lapak Permanen di Trotoar Bakal Jadi Sasaran Penertiban
Dugaan Penganiayaan Anggota LSM KOREK di BPN Kota Bandung, CCTV dan Saksi Diminta Diperiksa
Ribuan Warga Padati Festival Asia Afrika, Bandung Semakin Mendunia
Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Jabar: Silat Bentuk Karakter, Negara Siapkan Dana Rp300 Juta
SAA Datangi Polda Jabar, Minta Kejelasan Laporan Dugaan Perkara TH yang Telah Berjalan Sejak 2024
Grand Final Duta GenRe Kota Bandung 2026 Lahirkan 3 Finalis Terbaik
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Rayakan HLN ke-81.PLN Dorong Kemudahan Layanan Listrik Lewat Promo Energi Berdikari

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:52 WIB

HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Investigasi Awak Media: Tidak Ditemukan Gelondongan Kayu, yang ada Gudang Bekas Somel yang Sudah Lama Tidak Beraktivitas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Judi Online dan Togel Marak, Masyarakat Karo Diajak Waspada

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:20 WIB

PT Panca di Sta 70 Tol Serang–Panimbang Diduga Gunakan Tanah Merah dari Tambang Ilegal, Prof. Sutan Nasomal Desak Pemerintah Bertindak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Dugaan Penipuan Tanah di Karo, Pembeli Siap Lapor Polisi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:28 WIB

BULOG Capai Target Beras Nasional, KC Karo Bidik Target Serap Gabah 100%

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Kejutan HUT ke-81 TNI, Kapolres Simalungun Sambangi Kodim 0207 Tingkatkan Soliditas dan Sinergitas TNI-Polri

Berita Terbaru

LAMPUNG

SUMPAH PEMUDA ATAU SAMPAH PEMUDA?

Rabu, 28 Okt 2026 - 07:41 WIB