Inflasi Stabil, Pemkot Bandung Dorong Ekonomi Sirkular Lewat Tiga Program Unggulan

Raihan Yuliandra Putra

- Redaksi

Kamis, 20 November 2025 - 20:11 WIB

50113 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rakor SP2KP: Inflasi Bandung Stabil, Pemkot Genjot Ekonomi Sirkular

Satunews.net

Bandung – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan bahwa inflasi di Kota Bandung tetap aman menjelang Natal dan Tahun Baru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyampaikan hal itu saat membuka Rapat Koordinasi Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) 2025 di Grand Mercure Bandung, Kamis 20 November 2025.

Farhan menjabarkan bahwa harga dan pasokan pangan masih stabil, terutama menjelang Nataru.

“Alhamdulillah, inflasi terkendali dan suplai terjaga,” ujarnya.

Ia memaparkan bahwa beberapa komoditas mengalami penyesuaian harga akibat sejumlah faktor.
“Cabai naik karena cuaca buruk, tetapi kenaikannya masih wajar. Harga ayam juga naik sedikit. Inflasi tetap kami awasi meskipun masih di bawah 3 persen. Kami percaya diri, tetapi tetap hati-hati,” kata Farhan.

Farhan memastikan stok pangan tetap aman.
“Produksi memang turun sedikit, tetapi stok tetap aman,” tambahnya.

Untuk menjaga suplai, Pemkot Bandung menyiapkan sejumlah langkah, seperti membagikan benih tanaman dan memperkuat ekonomi sirkular melalui tiga program: Buruan Sae, Kang Pisman, dan Dapur Dahsat.

“Kami akan segera meluncurkan program ekonomi sirkular yang menggabungkan Kang Pisman, Buruan Sae, dan Dapur Dahsat,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa ketiga program tersebut sudah berjalan lama, tetapi masyarakat belum melihatnya sebagai satu ekosistem yang saling terhubung.
“Programnya sudah ada, hanya belum dipahami sebagai rangkaian sirkular,” ujarnya.

Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, mengingatkan pentingnya akurasi data SP2KP sebagai dasar kebijakan nasional.

“Data SP2KP harus akurat. Saya minta Bapak Ibu tidak memasukkan data yang salah,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa kualitas data langsung memengaruhi keputusan pemerintah.
“Jika datanya keliru, kebijakan pemerintah pun ikut salah,” ujarnya.

Rakor SP2KP 2025 menghadirkan lebih dari 400 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk kontributor pencatat harga SP2KP dari Aceh hingga Papua.

“Saya mendapat laporan bahwa sekitar 400 peserta hadir dari berbagai wilayah. Termasuk kontributor dari Aceh dan Papua,” kata Mendag.

Acara ini juga menghadirkan Kepala BPS RI, para kepala dinas perdagangan provinsi dan kabupaten/kota, serta perwakilan daerah lain, termasuk Bupati Maluku Tenggara. (Han)**

Berita Terkait

Maison Grande Jadi Saksi Bersatunya Rini Anggraeni dan Azhar Dzulfiqar dalam Ikatan Pernikahan
Tunggu Evaluasi Kemendagri, Pemprov Jabar Belum Ambil Keputusan Terkait Pinjaman Daerah
PKL Tak Dilarang, Tapi Lapak Permanen di Trotoar Bakal Jadi Sasaran Penertiban
Dugaan Penganiayaan Anggota LSM KOREK di BPN Kota Bandung, CCTV dan Saksi Diminta Diperiksa
Ribuan Warga Padati Festival Asia Afrika, Bandung Semakin Mendunia
Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Jabar: Silat Bentuk Karakter, Negara Siapkan Dana Rp300 Juta
SAA Datangi Polda Jabar, Minta Kejelasan Laporan Dugaan Perkara TH yang Telah Berjalan Sejak 2024
Grand Final Duta GenRe Kota Bandung 2026 Lahirkan 3 Finalis Terbaik

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Terpilih Secara Aklamasi, Deddy Yopiansyah Siap Kibarkan Panji Golkar Hingga Pelosok Kampung di Gayo Lues

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria di Kutapanjang, Sabu 0,07 Gram Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Program TMMD, Jalan Utama Menuju Huntara Kampung Pepelah Dibuka

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:06 WIB

Bupati Gayo Lues Kunjungi Desa Ume Lah Blang Pegayon, Dialog Penuh Keakraban Bahas Masa Depan Kopi Gayo Lues

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:19 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Resmi Dibuka, Satgas Bersama Warga Mulai Pengerjaan Jalan dan Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni di Desa Pepelah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:51 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Buka Jalan Sepanjang 3.500 Meter dan Bangun RTLH di Desa Pepelah dengan Semangat Gotong Royong

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:41 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Tangkap Pengedar Sabu, Amankan 19 Paket Narkotika Seberat 4,34 Gram

Berita Terbaru